Malang, 15 Mei 2017
Assalamu’alaikum wa rohmatullohi wa baarokatuh....
Salam sejahtera bagi njenengan semua (
Puji syukur Alhamdulillah atas semua karunia kebaikan yang dilimpahkan Alloh pada kita semua, sehingga kita dapat menjalani segala aktivitas kita dengan lancar dan penuh kebahagiaan.
Sungguh menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami apabila akhirnya buku dan CD ini sampai ke tangan njenengan semua. Karena lewat njenengan semua maka buku ini dapat lahir sesuai harapan kita.
Buku ini sudah lama sekali menjadi wacana untuk kami terbitkan. Namun, selalu menjadi ‘ketakutan’ tersendiri bagaimana kami akan menghadirkan dan menghaturkan ke tangan njenengan semua selaku pembaca. Sehingga hanya sekedar wacana tanpa eksekusi nyata.
Hingga, terbetiklah tekad kuat untuk melahirkannya sebelum Ramadhan tiba. Harapan kami saat peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2017 buku sudah dapat dilaunching dengan garapan seadanya.
Dan mulailah perburuan naskah teman-teman yang sudah on air dimulai. Namun, sekali lagi itulah keterbatasan kita sebagai manusia. Tulisan naskah yang ada sangat jauh dari apa yang sampai di tangan njenengan saat ini.
Itu tantangan pertama. Padahal saat PO kami cetuskan tekad kuat untuk menyelesaikan buku ini sudah tergenggam. Apalagi saat itu kami selaku PJ menerima tantangan dari Cikgu kelas HBO (Maturnuwun Neng Nisaul Kamilah, meskipun njenengan tidak menantang kami secara langsung, tantangan closing untuk pemesanan sekaligus pasti membeli produk dalam hal ini naskah buku “Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia” menjadikan kami bersemangat, memompa kekuatan untuk menyelesaikan buku dan merealisasikan janji pada pemesan).
Maka terimakasih pada Bu Desi (Teman sekaligus supporter dari Semarang) yang langsung memesan 2 (Closing pertama -Tanggal 11 April 2017 pukul 22.58 WIB- yang membuat kami jingkrak-jingkrak.... Boleh, kan? Secara buku belum lahir namun sudah ada yang menantikan kelahirannya dengan antusias). Padahal kalau boleh jujur, saat itu kami masih berteriak-teriak (oprak-oprak) teman-teman untuk segera setor naskah. Jadi modal utama hanya cover buatan Pak Yuskananto suami Kak Ninik (Maturnuwun bunsay.... dirimu teman yang baik saat semangat kita naik turun ().
Setelah semua terkumpul, mulailah tantangan berikutnya kami rasakan. EYD yang luar biasa amburadul (Maaf ya teman-teman, semoga setelah buku ini sampai ke tangan para juru tulis mampu melihat dan membedakan cara menulis naskah cerita yang benar ().
Awalnya kami berharap tak mengeluarkan uang sepeser pun untuk editing, dll. Karena berangkatnya kami Rp. 0,- (tanpa modal). Secara kasat mata editing seadanya maka kami akan naikkan cetak dan langsung didistribusikan begitu saja. Well, ternyata Alloh berkehendak lain. Ada satu kontributor yang bertanya, “Nda, buku itu ada gambarnya tidak?”
Thanks Kak Wulan. Kami jadi berfikir, iya kalau orang dewasa yang membaca, kalau anak-anak? berburu ilustrator akhirnya, maka bersilaturahmi pada teman yang beberapa kali membantu kami. Maka tersedialah ilustrasi ringan yang cukup cantik dan menarik dalam buku ini. Tentu dengan uang lelah yang sepantasnya.
Tantangan berikutnya adalah bagaimana menyediakan dana untuk naik cetak. Maturnuwun Bunda Fressy Apriliyanti yang telah menggalang dana cash Rp. 500.000,- (modal pertama yang membuat kami menitikkan airmata bahwa pertolongan Alloh itu sangat dekat). Sisanya modal nekad, semangat, dan keyakinan bahwa Alloh akan memudahkan segalanya asal kita menggelinding saja.
Setelah semua siap, sedianya ada 23 naskah utama dan 6 bonus cerita. Majulah kita ke manajemen RRI Malang untuk mengkomunikasikan bahwa kumpulan naskah kami di acara Radio Anak akan segera dibukukan. Bertemu dengan Pak Ali (Kasie Siaran) dan Bu Ana (Kepala LPP RRI) untuk memberikan pengantar untuk buku kami.
Mengkomunikasikan dengan pengurus PPMI pusat, Maturnuwun Kak Ari dan Kak Bimo yang memberikan sumbang saran sehingga kami semakin bersemangat menyelesaikan tantangan yang ada dalam perjalanan kelahiran buku ini. Alhamdulillah dalam 2 hari kata pengantar telah sampai di tangan kami.
Segera naskah dikirimkan ke penerbit yang juga teman baik kami. Namun saat masuk editing di AE Publishing yang digawangi mbak Anisa AE, sekali lagi kami harus memompa semangat yang naik turun. Naskah dipotong karena disesuaikan dengan budget yang kita punya (uang hanya cukup mendanai 200 eksemplar buku dengan tebal halaman 150-an), mulailah pemotongan naskah dilakukan sehingga yang sampai ke tangan njenengan hanya 20 judul (Insyaalloh yang 8 judul akan hadir dalam volume kedua).
Saat masuk di AE Publishing yang sudah menerbitkan ratusan buku Indie karya penulis yang membiayai bukunya sendiri (sekarang ada banyak pilihan paketannya ya Mbak (). Mbak Anisa menyarankan untuk mempergunakan jasa editingnya dan bla bla bla....
Tantangan kesabaran untuk merealisasikan janji kami pun dimulai, pengurusan ISBN memang ditangani oleh AE Publishing, tapi jelas kami dag dig dug menunggu waktunya. Dan kebahagiaan tak terkira hingga akhirnya Sabtu, 13 April kami memegang buku “Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia untuk pertama kalinya.
Apakah selesai? Tidak! Karena video yang kami janjikan hanya terkumpul 4 orang (Kak Ninik, Kak Mora, Kak Nur, dan Kak Alif). Akhirnya setelah semua kerepotan yang ada, kami mohon maaf karena hanya mampu menambahkan dua yaitu Kak Wulan dan Kak Silmi yang keduanya super rempong dengan para buah hatinya). Yang lain? Kak Sol, Kak Elis, Kak Bagus, dan Kak Hakim mohon maaf belum bisa ikut andil pada video volume 1 ini dikarenakan kesibukan mereka. Semoga njenengan bisa bersua di volume 2, Amiiin....
Kenapa kami ceritakan hal ini kepada njenengan? Tentu karena njenengan semua adalah supporter kami. Karena dengan kepercayaan njenengan buku ini bisa lahir dan hadir di tangan njenengan semua. Untuk itu kami sampaikan terima kasih wahai guruku. Semoga apa yang kami bagikan memberikan inspirasi bahwa njenengan luar biasa dan bisa melakukan apa saja dalam keterbatasan kita demi mencetak generasi bangsa Indonesia yang luar biasa di masa depan.
Karena njenengan semua karya ini ada. Maka sepenuh hati kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya dengan membuka kesempatan bagi njenengan untuk belajar bersama kami via WA (monggo yang berkenan japri mawon).
Kami memohon maaf apabila ada banyak kekurangan dalam buku ini, apabila njenengan menemukan sesuatu yang harus kami perbaiki, sudilah kiranya memberitahukan kami agar kami dapat memperbaikinya di volume berikutnya.
Mohon testimoni yang membangun (kritik saran bisa WA ke 085700018790-Kak Mora atau 085791929488-Kak Ninik) setelah membaca, mendengar, dan melihat video kami, sehingga ada komunikasi yang terbangun di antara kita sebagai bentuk jalinan silaturahmi yang bermakna.
Untuk itu, kami sampaikan terima kasih yang tiada terhingga bagi njenengan semua, untuk kepercayaannya, untuk kesabarannya, dan untuk pengabdian njenengan semua pada dunia pendidikan anak bangsa. Semoga Alloh membalas kebaikan njenengan dengan kebaikan dan keberkahan yang berlipat ganda, Amiiin....
Sampai jumpa pada karya kami berikutnya....
Wassalamu`alaikum wa rohmatullohi wa baarokatuh....
Penanggung Jawab
Dewi Mora Rizkiana