Alhamdulillah, berkesempatan belajar bersama Lakpesdam NU mewakili keluarga besar IGRA rasanya luar biasa.


Acara dibuka 08.40 WIB dengan susunan
1. Pembukaan
2. Pembacaan Ayat Suci Alquran
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Yalal Wathon, dan Pembacaan Sholawat An Nahdliyah
4. Laporan Panitia
5. Sambutan Tuan Rumah
6. Sambutan PCNU
7. Sambutan pembukaan resmi
8. Doa Penutup

Sambutan dari Ketua Panitia yang juga Ketua Lakpesdam NU, Mr. H.M. Taufiqi yang menyampaikan bahwa ada 116 peserta warga NU se-Kabupaten Malang yang mengikuti FGD.

Sesi 1

Keynote Speech 
Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani A.R., M.S. guru besar ekonomi pertanian UB yang juga anggota Pokja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Nasional (Rektor UB)


Sambutan sekaligus menyapa sahabat-sahabat beliau yang juga narasumber. Menyapa para peserta yang juga hadir. Beliau menuturkan bahwa 5 tahun kedepan diharapkan UB menjadi rangking 500 se-dunia. Sementara saat ini rangking 800. Luas lahan minimal 200 hektar untuk menaikkan rangking. Dan beliau mulai memaparkan analisa ketahanan pangan.

Hunger Map 2018.
Lapar itu bukan perut, tapi asupan gizinya yang kurang. Angka kecukupan energi 2100 untuk setiap orang.  Indonesia menduduki rangking 74 ketahanan pangan dunia. Ada banyak kisah bahwa orang yang kurang makan itu mudah marah. Terlihat dari kisah dibalik kejatuhan beberapa presiden karena kurangnya pangan di negara yang bersangkutan.

Indonesia dalam warna hijau yang artinya masih dalam kondisi kecukupan pangan kecuali di Papua berwarna merah yang artinya kekurangan pangan.

Pangan adalah HAM -> Ketahanan Pangan (lebih dari sekedar swasembada pangan). Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan

Ragam masalah muncul seiring perkembangan revolusi industri 4.0. Solusi permasalahan adalah berdaulat, mandiri, pemenuhan kebutuhan pangan dengan akses bagus dan mutu produk juga bagus.

Under Estimate Crop dikembangkan di UB untuk diteliti fungsi dan kegunaannya. Kedepannya akan dikembangkan agroindustri untuk mendukung program ketahanan pangan.

Daun Kelor memiliki vitamin C tinggi dan menjadi primadona baru alternatif pangan untuk kesehatan.

Jepang makan minimal 8 jenis makanan yang beragam. Indonesia nomor 4 konsumen nasi terbesar di dunia.

Stunting di Indonesia menduduki peringkat ke-3 di dunia.  Maka pemerintah sekarang tengah bekerja keras untuk menanggulangi dan mencegah stunting berkembang.

Sambutan dari Perwakilan Bupati Bpk. Sanusi Kabupaten Malang yakni Kepala Dinas Pendidikan Bpk. Dr. Rahmat 

Pemerintah Kabupaten Malang menyambut baik FGD yang digelar Lakpesdam NU. Dan mengharapkan hasil yang diperoleh dari FGD mampu membangun sumber daya manusia yang akan berkontribusi secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.


Peran NU sebagai ORMAS sangat besar dalam banyak lini kehidupan masyarakat. Maka peningkatan kiprah di masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

Sambutan Resmi PCNU Kabupaten Malang yang disampaikan oleh K.H. Misbachudin


PCNU merespon positif kegiatan Lakpesdam Kabupaten Malang yang terus berupaya bangkit dan bergerak untuk meningkatkan pemahaman dan perbaikan pola pikir para anggota NU untuk kemajuan umat di masa depan.

Harapannya pendidikan dalam naungan NU dapat bersaing secara kompetitif dengan lembaga lainnya serta mampu mencetak sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Malang.

Lembaga pendidikan mendapatkan konsultan pendidikan dari UB, UIN, dan UNMER. 5 tahun Lakpesdam mampu menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Malang.

NU tidak banyak uang, guyonannya NU = Narik Urunan. Kehadiran para narasumber semoga menjadi amalan terbaik yang diberkahi Alloh.

Pembukaan resmi dari PCNU diakhiri dengan penyerahan laporan hasil FGD 1 dari Ketua Lakpesdam NU ke KH Misbachudin.

Doa penutup sesi 1 disampaikan oleh KH. Imam Sibawaih

Sesi 2

Prof. Dr. H. Mudjia Rahardjo, M.Si (Pakar Pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)


Beliau memaparkan tentang persoalan-persoalan pendidikan yang kita hadapi, mengawali dengan kutipan "Malang Kaya cerita" dalam buku tulisan sejarawan Malang M. Dwi Cahyono dalam buku "Memotret Malang dengan Kata."

Peradaban adalah produk dari sebuah zaman dan wujudnya fisik. Budaya lebih pada nilai yang diyakini oleh masyarakat.

Petaka pendidikan berawal kolonial datang ke Indonesia memisahkan pendidikan dari pesantren sehingga ada dikotomi pendidikan. Ungkapan, "Kalau ingin baik masuk ke pesantren, kalau ingin pandai masuk ke sekolah."

Pergeseran peradaban dari
1. Orang menulis dari kanan ke kiri
2. Orang menulis dari Kiri ke kanan
3. Orang menulis dari Atas ke bawah

Kelahiran Rosululloh seiring dengan kelahiran peradaban Islam. Manusia-manusia ulul Albab akan melahirkan dan mengawal peradaban yang hebat.

Iqra adalah research. Tidak ada bangsa yang maju tanpa penelitian. Membaca diawali dengan ayat-ayat kauniyah bukan hanya menderas ayat-ayat qouliyah.

To Say that, "Tak ada keberhasilan tanpa kerja keras." Beliau keliling 34 negara. Orang Islam terlalu malas untuk mempelajari agama mereka dengan sungguh-sungguh.

Indonesia sumber minyak terbesar di dunia. Indonesia adalah pusat dinosaurus di dunia. Dinosaurus beratnya sampai 200 ton, maka oleh Alloh dihanguskan. Adam diciptakan beserta diturunkannya agama. Namun perlu diperhatikan bahwa "What matter is not quantity but quality".

Jumlah terbanyak adalah muslim, namun penguasanya adalah orang pintar seperti Israel.

80% scientist
80% fakultas sosial dan humaniora

Maka awalilah membangun peradaban dengan memperbanyak sains dan teknologi terlebih dahulu. Beliau juga menyatakan bahwa Kebangkitan Bangsa itu dimulai dengan kerja keras dan bukan hanya bernostalgia.

Keprihatinan terbesar dunia pendidikan adalah masih diselenggarakannya UN. UN itu merusak karena anak-anak usia sekolah hanya akan mencari angka kelulusan. Sementara ada apa pihak tertentu yang memperoleh keuntungan besar saat UN dilaksanakan.

Banyak orang tidak amanah di negeri ini. Jangan jadikan anak-anak pencari nilai, jadikan anak Indonesia berpendidikan dengan menggalakkan pendidikan karakter.

Pendidikan adalah proses menjadi manusia yang manusiawi.


7000 guru adalah kekuatan apabila produktif. Akan menjadi kelemahan jika mereka adalah BA (Bodo Amat) terhadap anak didik disekitar mereka.

Tantangan utama adalah globalisasi. Oleh karena itu ijinkan anak-anak kita memilih pendidikan yang disukai sampai tuntas karena semua ilmu dari Alloh. 21 Perguruan Tinggi di Malang harus mulai berfikir bagaimana mereka kedepannya. Bahkan ada Perguruan Tinggi membayar orang untuk mencari mahasiswa. Pendidikan online sudah sangat umum, namun kita belum antisipatif tehadap lahirnya generasi 4.0.

Hari ini masih ada prostitusi terselubung di lingkungan kampus dan menjalar di banyak lembaga pendidikan. Yang pelanggannya adalah pejabat-pejabat publik.

Pendidikan adalah institusi yang sangat mulia dan berfungsi mencegah hal-hal negatif yang bisa terjadi.

Mari kembalikan falsafah pendidikan Ki Hajar Dewantara agar kembali berdaulat di Indonesia. Pengenalan pendidikan vokasi agar para santri melek teknologi.

Kita punya sertifikat pendidik tapi bukan sertifikat kompetensi. Padahal pemerintah mengeluarkan uang 200 trilliun untuk membayar TPG.

Kesimpulan terakhir beliau menyatakan bahwa untuk mengembalikan kejayaan pendidikan di Malang bukan Utopia selama kita tidak main-main mengelola pendidikan.

Indonesia memiliki SDA melimpah karena kita memiliki sinar matahari utuh. Energy solar system harus dipelajari hulu ke hilir agar menjadi satu jawaban permasalahan Indonesia.

Ketakutan terbesar para imperialisme adalah apabila umat Islam sholat Subuh berjamaah seperti Sholat Jumat, maka beliau berharap kebangkitan umat Islam dimulai dari kebangkitan Subuh berjamaah. 

Sesi 3

Prof. H.M. Tauhid Noor, SH., MH., M.Pd. (Pakar ilmu-ilmu sosial UNMER Malang)



Melanjutkan paparan dari kedua narasumber sebelumnya, beliau mengajar mulai tahun 82, beliau pernah menjadi ketua PPMI Malang Raya.

Apapun posisi kita, maka yang pertama-tama harus dilakukan adalah "Ikhlas".

Masalah sosial di Kabupaten Malang sangat beragam, beliau mengambil banyak data dari ILTS agar bisa dipertanggungjawabkan.

Social problem berarti kondisi yang dirasakan oleh banyak orang tidak menyenangkan dan menuntut pemecahan masalah.

FGD diharapkan bisa memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah dan DPRD untuk dijadikan pertimbangan dalam mengambil kebijakan publik.

Mahasiswa melakukan demonstrasi karena KPK kewenangannya dikurangi. Salah satunya penyadapan oleh KPK harus ijin melalui pengawas KPK.

NKRI harga mati adalah hasil dari perjuangan para pendahulu kita. Maka kewajiban kita adalah menghormati dan mempertahankannya.


Ada banyak tempat wisata di wilayah selatan yang belum memiliki ijin sehingga pemerintah tidak bisa turun tangan di wilayah tersebut.

Gizi buruk masih ada di masyarakat dan menjadi PR yang belum selesai.

Sekalipun banyak masalah sosial yang cukup krusial, kemajuan Kabupaten Malang adalah hal yang bisa kita genggam selama ada komunikasi dan sinergi yang baik dari berbagai komponen yang ada, pemerintah dan masyarakat.

Dan, diskusi berlangsung sangat seruuuu....
Insyaallah di tulisan selanjutnya.