Berkenalan dengan teman-teman guru RA senantiasa membuat saya berdecak kagum. Betapa besar kuasa Alloh menciptakan hamba-hamba yang cerdas luar biasa.

Maka, boleh dong saya bilang pada Njenengan semua kalau Alloh itu luar biasa, hehehe. Tak perlu saya bilang pada Njenengan, Njenengan pasti sudah paham, saya hanya menegaskan saja 🤭.

Nah, kali ini saya akan menampilkan sosok guru RA inspiratif versi saya, insyaallah saya akan menuliskan juga teman-teman lain kedepannya.

Kenalan yuuuk.... Hehehe! Bagi para Ketua PC IGRA Kabupaten Malang pasti langsung ngeh begitu melihat gambar yang terpampang. Eits, lagi apa Bu Ifna disitu?

Ceritanya begini, awal libur Korona (eh, work from home karena Korona), saya dan tim mencari hal-hal yang membuat anak sibuk dan tetap senang, maka setoran hafalan hadits pun digeber.

Lha, satu walimurid curhat, "Bunda, saya gak hafal sementara artikulasi anak-anak kurang pas saat membacanya...."

Ingatan saya langsung terbang ke sosok satu ini, hai hai Bunda!

Tapi mau langsung WApri kok gak kepenak ya, karena dulu pernah dikasih di grup IGRA, maka bertanya pada para Ketua PC adalah sebuah cara, tetap saja teman-teman mengarahkan untuk menyapa beliau.

Kebaikan pasti menuai kebaikan, betul kan Bu Ifna? Maka ngobrol ngalor ngidul lah kita. Penasaran sama obrolan kita? Simak yuk!

Terlahir di Malang, 21 Juli 1985 diberi nama lengkap Ifna Nur Asiah, S.PdI oleh orangtuanya, dan tinggal di Dusun sawun rt 04 rw 05 jedong wagir malang.

Well, Alumni PPMH miftahul huda mojosari Kepanjen malang mempunyai motto, "Hidup luwes, bermanfaat, bisa menjadi istri sholihah, dan akhirnya meraih gelar tertinggi khusnul khotimah...." Aamiin yaa robbal alamiin....

Masyaallah Tabaarokalloh....

Motivasi mengumpulkan hadits karena bingung saat mau mengajar anak-anak lafadz hadisnya belum ada, sementara di rapot hanya ada judulnya saja. Lalu Bu Ifna mencoba menyampaikan kepada anak-anak beberapa hadis tanpa lagu, wal hasil anak-anak susah menghafal dan bosen menirukan. 

Akhirnya pada suatu malam Bu Ifna mencoba tawasul kepada para gurunya dan orangtuanya, dan muncullah ide untuk membuka lagi kitab hadis semasa di pondok dulu,  bertanya kepada saudara yg sedikit senang mengaji hadis, serta berusaha mencari hadis-hadis pendek sesuai rapot kemudian digubah ke lirik lagu sederhana.

Nah, saat pertemuan. KKG IGRA korwil 2, Bu Ifna sebagai seksi PAI waktu itu di minta mengisi PAI, dan disampaikanlah hasil ikhtiyar Bu Ifna semalam

Ternyata di teruskan sampai ke teman-teman lain hingga saat ini....

Wah, kebayang bukan indahnya berbagi, hanya dengan hal sederhana namun meneruskan banyak kebaikan bagi kita semua guru RA. 

Psssttt.... Buat Njenengan juga yang baca.

Jadi semakin penasaran kan sama Bu Ifna?

Menjadi guru RA sejak 26 juni 2011 yang sekaligus menjadi Kepala RA dengan motivasi mengikuti panggilan hati mewujudkan keinginan orang tuanya yang bercita-cita ingin sekali memiliki lembaga pendidikan dan mengembangkan pendidikan di lingkungan sekitar. Bahkan orang tua Bu Ifna pula yang menyediakan lahan dan semua fasilitas untuk perkembangan RA. Dimana Beliau sejak 1980 sdh  mengasuh TPQ hingga saat ini. Beliau mewakafkan sebagian lahannya utk gedung TPQ, yang juga difungsikan untuk pembelajaran RA di pagi hari.

Awalnya sdh mengajukan ijin operasional ke diknas Nabupaten Malang, namum selama 2 tahun belum mendapatkan respon, akhirnya Bu Ifna mencoba merapat ke teman RA yg ada di kecamatan Dau yaitu Bu Maslihah RA qurrota ayun yang memberikan bantuan moril sehingga lembaga RA Bu Ifna bisa mengenal IGRA. Disamping itu juga mendapat dukungan dan saran dari bu Umi (sawojajar) selaku PPAI kec wagir pada masa itu. Dan lahirlah RA Muslimat NU Nurul Iman

Kesan berharga selama menjadi guru RA yang dirasakan Bu Ifna
* Merasa sangat tersanjung dan mendapat perhatian khusus dari organisasi IGRA kabupaten Malang, karena RA Muslimat NU Nurul Iman adalah RA perdana yang lahir di kecamatan wagir.
* Berkedudukan sebagai Ketua PC, memberikan kesempatan untuk dapat komunikasi langsung dan berbagi pengalaman antar PC se-Kabupaten Malang
* Mendapat pelajaran dan pelayanan sangat berharga dari kemenag Kabupaten Malang, khususnya Kasi penma tentang kedisiplinan, teknis pembuatan laporan, data dan informasi-informasi penting lainnya..
* Memiliki kesempatan untuk banyak belajar tentang organisasi dari PD IGRA Kabupaten Malang.

Saat berbincang tentang karya yang sudah dihasilkan Bu Ifna bilang belum ada, padahal kumpulan hadits anak ini adalah hasil Bu Ifna menyusunnya buat kita semua.


Memiliki peran strategis sebagai sekretaris Muslimat dan Fatayat ranting / desa jedong - wagir membuat Bu Ifna terus berbagi dalam Kebaikan. Semangat ya Bu Ifna, juga teman-teman semua. Ayo melukis Indonesia di masa depan dengan pengabdian kita (KakMora79)