Kamis

Masih tentang Manggala, pagi tadi dia menyapa saya, salim, mengucap salam, tersenyum dan berkata, “bu guru aku sudah pintar dan baik....”
  
“terima kasih, manggala memang hebat....”

Cara menyapa yang penuh dengan senyum membuat saya berfikir bahwa dia akan menagih janji saya nantinya....

Sepertinya hari berlalu biasa saja karena tidak ada tantangan berarti dari Manggala sampai waktu istirahat tiba.

Manggala masuk ke kantor dan menyapa saya yang sedang menyelesaikan berkas monitoring

Dia berkata, “bu guru, manggil aku?”
“loh, siapa yang bilang?”

Giliran Manggala yang terkejut, “kupikir bu guru manggil aku....”

Saya tersenyum sambil menggumam, "anak ini emang cerdas...."
“aku sudah pintar baik dan sopan.”
“bagus, pertahankan ya....”
“lo nggak sekarang tah?”
“kan belum 1 minggu....”

Melihat wajahnya, manggala seperti sedang mereka-reka satu minggu itu lamanya berapa hari
Saya tersenyum sambil berkata, “masih bisa sabar kan?”
“bisa!”
“kalau begitu, tunggu sampai diberi hadiah langsung oleh bu guru, setuju?”
“oke!”
Menggala pun berlalu serta kembali bergabung dengan temannya

Kegiatan berlangsung sampai selesai, sekali lagi tidak ada gangguan berarti, semua berlangsung dengan baik sampai jam pulang sekolah.

Manggala menyapa saya, salim, tersenyum penuh arti, saya balas senyumnya sambil berkata, “sampai jumpa besok ya.... Besok bersenang-senang lagi!”

Manggala pun berjalan pulang. Saya kembali masuk kantor, nggak berapa lama wajahnya terlihat di jendela kaca sambil tersenyum, saya beri isyarat jempol 2, saya baca mimik wajahnya sambil melihat gerakan bibirnya bertanya kapan, dan saya pun menjawab, “sabar....”
Terlihat Ia pun berlalu dengan ringan

Sungguh kelucuannya adalah hiburan di antara sekian banyak kepenatan

Semoga Alloh memberkahimu....
Lahul fatihah....