Hidup adalah perjalanan yang harus dijalani dan dijalankan


Kisah perjalanan Mr Mac membangun, memaintain, dan mengembangkan bisnisnya




Bisnis bukanlah perkara sulit bagi yang memiliki keyakinan untuk memulai sebuah usaha, tapi juga bukan hal gampang untuk dilaksanakan tanpa niat dan persiapan. Begitulah yang saya tangkap dari pemaparan pemilik Mr Mac Resto yang baru saja membuka cabang ketiga di Kota Malang. 

Kuliner adalah hal yang diburu hampir semua orang yang menyukai ragam makanan untuk mencoba rasanya, bila cocok akan susah pindah ke lain menu. 
Hihi. . . . 

Setelah mencoba menu fried chicken yang crunchy dan es teh, akhirnya kami dapat kesempatan juga bertemu dengan Mr Mac yang mempunyai nama asli Pak Machrus Mendengarkan cerita beliau tentang jatuh bangunnya membangun bisnisnya, jadi merasa masih banyak yang harus saya pelajari lagi untuk menjalani hidup gaes hihi. . . . 

Menjadi seorang pelaku usaha membutuhkan keuletan tersendiri untuk memulai membangun dan pada akhirnya mengembangkan usaha yang digeluti. 


Dan saat usaha mulai berkembang sangat diperlukan inovasi inovasi baru untuk terus bertahan di rimba persilatan dengan kata lain mempertahankan brand yang sudah ada dan meningkatkannya dengan inovasi baru yang menarik bagi para konsumen.

Adalah seorang laki-laki bernama Pak Machrus dengan background sebagai seorang pegawai yang bekerja di beberapa instansi antara lain:

1983 sampai 1985 di Bumiputera
1985 restoran Eropa
1986 sampai 1987 di Club malam
1988 sampai 1994 di restoran Jepang
Dan kemudian membuka usaha sendiri dengan berjualan STMJ dan roti bakar di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya

Saat masih berjualan STMJ dan roti bakar datanglah salah seorang mantan bawahannya di restoran Jepang, kemudian dia bertanya, "Pak bawahan Bapak rata-rata bekerja di hotel, kenapa Bapak hanya menjadi pedagang kaki lima?"

Mendengar pertanyaan bawahannya itu, Pak Machrus merasa tersentak apakah dia akan seperti itu saja?

Tahun 1995 pak Mahrus meneguhkan niat untuk hijrah ke Malang dengan bantuan salah satu bawahannya mencari lokasi usaha dan diputuskan untuk membuka outlet toko buku siswa yang saat itu adalah toko buku kenamaan di kota malang.

Untuk membranding bisnisnya agar terdengar asyik di telinga pelanggan, maka dipilihlah nama Mr Mac Fried Chicken, yang diambil dari nama beliau Mac-hrus dan ditambahkan kata Mister agar mendunia.

Akhirnya Pak Machrus membuka counter kecil di siswa food centre dengan modal satu kompor milik mertua, kulkas milik mertua dan beberapa piring pemberian adiknya yang juga jualan.

Di bulan pertama Mr Mac membangun bisnisnya, beliau menyiapkan bahan, menggoreng, sampai memasarkannya sendirian.

Omset pertama yang didapat beliau adalah Rp 52.500, counter Mr mac buka mulai pukul 08.00 pagi sampai dengan jam 10.00 malam.

Setelah 1 bulan omset dirasa cukup stabil Mr Mac menambah 1 pegawai dan di bulan ketiga menambah 2 pegawai Untuk memacu semangat para pegawai beliau menjanjikan Apabila ada omset Rp 150.000 perhari akan dibelikan seragam.

Sekalipun harus kos di gang Kabupaten selama satu setengah tahun sendirian jauh dari keluarga dilakukannya demi membangun bisnis yang digelutinya, salah satu caranya memenangkan hati pelanggan adalah dengan mempersiapkan produk lebih awal sehingga saat jam buka maka menu andalan telah siap untuk dinikmati pelanggan. 



Prinsip bisnis lainnya yang dipegang oleh Pak Machrus adalah temen artinya sungguh-sungguh dan jaga mutu.

Masa kejayaan fried chicken siswa Food Center antara tahun 1998 sampai 2004 dimana setiap hari Mr Mac Fried chicken bisa menghabiskan 110 ekor ayam dan saat sepi order mencapai 70 ekor ayam.

Saat isu flu burung 2005 mulailah Mr Mac mencari alternatif baru untuk mengembangkan bisnisnya.  

2006 tepatnya tanggal 27 Mr Mac membuka outlet pertama di Kepanjen yakni di Jalan Kawi nomor 25

2008 tepatnya 17 Februari Mr Mac membuka outlet kedua di Turen di Jalan Panglima Sudirman Nomor 1 Mr Mac memaintain bisnisnya dengan membuat inovasi-inovasi baru melalui menu dan juga layanan yang diberikan kepada pelanggan.

7 Desember 2018 Mr Mac membuka outlet ketiga untuk lebih luas lagi memberikan pelayanan kepada pelanggan dengan menu-menu yang lezat.


Catatan pentingnya, dalam bisnis beliau memakai empat langkah berikut:

1. PLAN, rencanakan apa yang kamu mau lakukan
2. DO, lakukan yang jadi rencanamu
3. CEK, cek lagi apa yang menjadi kelebihan dan kekuranganmu, dan
4. ACTION untuk memaksimalkan kelebihanmu dan memperbaiki kekuranganmu

Sepertinya keempat langkah itu berlaku di semua hal ya guys hehehe. . . . 


Mr Mac Resto yang beralamat di Jalan cengger ayam nomor 30 tulusrejo Malang Insyaallah Mr Mac Resto itu cukup untuk menampung 150 orang dengan berbagai fasilitas seperti Sound system, LCD, tempatnya cozy, dan layanan sesuai kantong. Penasaran? Ayo dicoba main dan menikmati wisata kuliner di Mr Mac Resto, ditunggu. . . .