Para penanya yang dapat doorprize
Menulis ibarat menuangkan pengetahuan yang kita miliki. Maka syarat utama menjadi penulis adalah banyak membaca literatur apa saja untuk memperkaya diri. Demikian kalimat menarik yang diucapkan oleh seorang Mashdar Zainal saat mengantarkan materi penulisan cerpen yang merupakan rangkaian MUSCAB FLP Malang.
Maka tak heran penulis yang memiliki kebiasaan di masa muda membaca 5 cerpen tiap hari ini menjadi seorang cerpenis handal yang karyanya wira witri di media.
Ada beberapa pertanyaan yang perlu kita telaah kembali saat kita hendak menulis, kata Mashdar antara lain:
1. Apakah saya benar-benar berniat menulis?
Hehehe, sebuah tanya yang juga sering muncul di kepala saya. Karena kalau benar-benar niat pasti akan lahir karya, sementara saya sibuk memaafkan diri agar tak merasa berdosa saat target saya tak terselesaikan semua.
2. Titik balik apa yang saya harapkan dari ini?
Menulis bagi saya memiliki ragam bentuk dan rasa, adakalanya hanya ingin berbagi cerita saja, adakalanya ingin mengajak berpikir, namun seringkali hanya sekedar menghibur diri agar senantiasa menganggap segala sesuatu penting sebelum situasi menjadi genting.
3. Apakah saya pernah menulis sebelumnya?
Hahaha! Pasti kita semua pernah menulis apa saja di buku pelajaran, semacam PR dan tugas sekolah. Namun menulis sejatinya sebuah cara komunikasi yang cukup efektif mengungkapkan argumen penulisnya. Hehehe, maka sudah pasti kita semua pernah menulis.
4. Berapa artikel yang sudah saya lahap?
Banyak kali ya, artikel populer atau semacam artikel ilmiah juga dibaca asal senggang. Cukupan lah yaaa...
5. Berapa buku yang sudah dibaca selama sepekan, sebulan, atau setahun?
Hmmm..., saya gak bisa bilang berapa buku yang saya baca seminggu atau sebulan, kalau setahun 5-6 buku insyaallah.
Sepertinya cukup modal saya untuk jadi penulis, tapi apakah saya benar sudah menulis? Setidaknya inilah tulisan hari ini.
Eh, setelah pemaparan materi yang singkat, padat, dan jelas. Dilanjutkan nobar film yang diangkat dari cerpen yang cukup keren.
Turnamen Penulisan pun digelar diikuti seluruh peserta dan dipilih 3 terbaik.
Ditutup dengan penilaian cerpen karya peserta lomba.
Terima kasih FLP Malang, ditunggu event kece berikutnya 🤗.
Nikmatilah hidupmu dengan sempurna agar mampu kau peluk bahagia, Lahumul fatihah.
Hmmm..., saya gak bisa bilang berapa buku yang saya baca seminggu atau sebulan, kalau setahun 5-6 buku insyaallah.
Sepertinya cukup modal saya untuk jadi penulis, tapi apakah saya benar sudah menulis? Setidaknya inilah tulisan hari ini.
Eh, setelah pemaparan materi yang singkat, padat, dan jelas. Dilanjutkan nobar film yang diangkat dari cerpen yang cukup keren.
Turnamen Penulisan pun digelar diikuti seluruh peserta dan dipilih 3 terbaik.
Pemenang 3 terbaik
Ditutup dengan penilaian cerpen karya peserta lomba.
Terima kasih FLP Malang, ditunggu event kece berikutnya 🤗.
Nikmatilah hidupmu dengan sempurna agar mampu kau peluk bahagia, Lahumul fatihah.






1 Komentar
Masih seperti mimpi, bisa duduk santai bareng para mastah yang tulisannya suka wira wiri di dunia kepenulisan. Allahu yubaariik fiikum
BalasHapus