Penasaran kan tentang sosok siapa yang saya angkat kali ini? Sekali lagi guru RA inspiratif versi saya, hehehe.

Tak kenal maka tak sayang, demikian sering kita gunakan kala belum mengetahui seseorang yang dibicarakan. Betul kan? Betul betul betul (kata Ipin  🤭).

Nah, kenapa saya mengangkat sosok satu ini, saya mengenalnya saat awal menjadi guru RA, waktu itu saya ikut kursus guru TK selama satu tahun. Orang ini membuat saya melongo untuk pertama kalinya saat melihat gambar dan kreativitas yang dibuatnya dalam banyak tugas. Well! Penasaran kan?

Bahkan saya ingat betul buku kardus bekas yang dibuatnya berjudul, "Biji Kacang Polong." yang menstimulasi 6 aspek perkembangan anak dengan baik. Lagi lagi kelemahan kita adalah tak punya duplikatnya, alias selesai tugas selesai dikumpulkan. Eman to?

Waktu kemarin saya tanyakan lagi, katanya di perpustakaan, tapi entah masih ada atau tidak. Hmmm.... (Saya sarankan buat teman-teman saat berkreasi entah gambar atau kreasi lainnya buatlah duplikatnya, setidaknya simpanlah dokumentasinya karena suatu saat akan membantu kita).

Nah, ketemu lagi saat pelantikan sebagai pengurus KKG Kabupaten Malang tahun 2015. Rasanya u w o w bersua teman inspirator saya lagi, rasanya kesempatan belajar lagi dibuka luas buat saya. Dan, mulailah kita keep in touch sekalipun jarang-jarang.

Ternyata eh ternyata, sesekali dia membaca story WA saya, dan terjadilah obrolan ngalor ngidul yang berujung tulisan ini. Penasaran sama obrolan kami? Orang Dau pasti tahu siapa dia, hehehe!

Saya memanggilnya Bu Ana, kepala RA ARROHMAH Dau yang sarat prestasi dalam sunyi. Buang jauh-jauh ngge kalau prestasi itu berupa sederet tropi, prestasi itu saat kita mengabdi sepenuh hati pada profesi yang kita pilih (Bukan pula mengabaikan seumpama dapat tropi, tentu hal itu semua adalah kebanggaan tersendiri bagi kita, betul kan?)

Kali ini judulnya saya stalking story WA teman-teman dan melihat satu lukisan menarik dari Bu Ana. Lantas kami pun ngobrol seru tentang proses kami masing-masing dalam berkreasi. Dan, saya melihat Bu Ana ini lukisannya bagus. Eman kan kalau tak dipublikasikan? Hehehe! Semacam buat blog seperti saya untuk mengedukasi diri dulu agar rajin menulis sebelum mengajak teman lain.

Nah, saat itu baru tau saya kalau tahun 2014 pernah memperoleh Juara Tingkat Jatim dengan buku kardusnya. Lagi lagi tak punya duplikat hasil kreativitasnya (gemes saya 🤣🤣🤣).

Paling mengejutkan ternyata, diam-diam Februari 2020 kemarin Juara 2 Tingkat Jatim (lagi 🤩) dalam lomba menulis artikel yang diadakan oleh Muslimah Hidayatullah dalam Olimpiade guru KB-TK Hidayatullah Se-Jatim.

Masyaallah Tabaarokalloh buat Bu Ana 🤲.

Akhirnya saya minta ke Bu Ana, boleh dong dipublikasikan buat kita biar teman-teman belajar dari tulisan Bu Ana. Maka inilah teman-teman artikel yang  beliau tulis. 



Sepintas konsep yang disampaikan sederhana, namun kesederhanaan yang jujur dan berkarakter membuat saya manggut-manggut mengiyakan betapa teman saya satu ini adalah orang yang luar biasa.

Memiliki motto mengamalkan hadits, "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya", membuatnya ringan hati untuk berbagi buat kita.

Mau main ke rumahnya, monggo....
Ana (Mu'awanah)
Jl. Kenanga No. 35 Rt.002 Rw. 004 
Karangmloko- Dadaprejo
Kec. Junrejo. Kota Batu
Kodepos: 65323

Psst..., jangan percaya tulisan saya karena ada banyak prestasi Bu Ana lainnya dalam sunyinya berita di media massa.

Semangat ya Bu Ana, juga teman-teman lainnnya 
Jangan lupa bahagia 🤗
(KakMora79)